Menjadi Blogger Eksis dengan ASUSPRO BU201LA

20 Apr 2015

Pada postingan ini, gue bermaksud untuk menguak tabir misteri yang selama ini terpendam dan tertutup rapat.

Jadi, gue yang sering mengaku-ngaku sebagai blogger sok eksis dan super kekinian itu sebenernya…ehm, gak punya laptop.

*anti klimaks*

Selama ini gue memproduksi berbagai postingan super cetar, yang sampai membawa gue ke Korea itu, hanya dari sebuah PC sederhana *bilang aja butut gitu* yang terletak tepat di sebelah kulkas.

dekorasi rumah yang kurang presisi mengakibatkan posisi kulkas bersebelahan dengan komputer

dekorasi rumah yang kurang presisi mengakibatkan posisi komputer gue bersebelahan dengan kulkas

Ada juga sih laptop di rumah, tapi milik Abah dan dipakai khusus untuk bekerja, jadi gue tidak berani menyentuhnya karena takut ada data yang hilang.

Sedih.

Blogger Nggak Punya Laptop?

Yah sebenernya nggak apa-apa sih kalaupun ada blogger yang tidak memiliki notebook/laptop. Nggak bakalan dosa dan kemudian dimasukin ke neraka jahanam juga *udah mulai aneh bahasanya*

Tapi…

Blogger gak punya laptop itu ibaratnya kayak, ehm, kayak Coboy Junior tanpa Bastian gitu gak sih?

Bisa tetap jalan sih, tapi…ya gitu deh…

*sebelum gue mulai melantur, mari kita hentikan saja segala macam perumpamaan ini*

Agar supaya karir gue sebagai seorang blogger dapat melesat jauh ke depan, maka tentu saja gue membutuhkan perangkat yang dapat mendukung kemajuan gue.

Sebagai seorang wanita yang sistematis dan pragmatis *gue juga gak ngerti sih apa maksudnya*, gue tidak bisa ceroboh dan serampangan dalam memilih notebook yang sesuai dengan gue.

Ekstra Kuat - Militer Grade

Ada yang merasa nggak sih kalau notebook itu memiliki kesan sedikit rapuh?

Kalo gue sih, iya lho.

Setiap kali memegang notebook, gue harus selalu ekstra hati-hati karena takut kesenggol kemudian jatuh atau takut ketumpahan capucino cingcau .

Sudah kebayang lah berapa banyak biaya tambahan yang harus dikeluarkan kalau sampai kita teledor melakukan hal tersebut, apalagi kalau sampai ada data yang hilang.

Menjaga laptop aja kok jadi kayak menjaga hati yang rapuh dari kenangan masa lalu sih?

Makanya satu hal yang membuat gue naksir berat sama Ultrabook ASUSPRO BU201LA adalah TAHAN BANTING-nya itu lho!

Pokoknya gue naksir berat lah! Naksir!

Pokoknya gue naksir berat lah! Naksir!

Karena menggunakan UD bahan serat carbon, Ultrabook ASUSPRO BU201LA ini jadi lebih kuat. Penutup LCD-nya aja punya daya tahan tekanan panel 20% lebih tinggi dari notebook biasa lho. Dan yang lebih asyik lagi adalah, Ultrabook ASUSPRO BU201LA juga memiliki hard drive anti shock dengan G sensor.

Sudah lulus pengujian tekanan & pengujian

Sudah lulus pengujian tekanan lho!

Apabila diterjemahkan maka artinya adalah, biar kata laptopnya kebanting dari atas meja dapur, tapi hard drive atau penyimpan datanya akan otomatis terlindungi karena mereka memiliki sensor canggih yang otomatis akan melindungi memory-nya.

Kalau kebanting, ada proteksinya!

Kalau kebanting, ada proteksinya!

Ultrabook tahan banting ini, sungguh tepat sekali bagi gue yang bawaannya suka grasa-grusu nggak karu-karuan.

Belum lagi keyboard spill-resistant volume-nya yang lebih tinggi dari cairan dibandingkan dengan standard industry. Kalau kayak begini urusannya sih, gue gak perlu takut lagi kalo mau nge-draft postingan sembari ngemil indomie kuah.

Kalau cuma sekedar kecipratan kuah aja mah, cingcay lah, namanya juga laptop canggih.

Buat yang suka nge-teh atau ngopi sembari posting, aman lho yah!

Buat yang suka nge-teh atau ngopi sembari posting, aman lho yah!

Data Aman Terkendali!

Salah satu hal yang sering dikhawatirkan ketika mempergunakan laptop adalah dari segi keamanan data.

Tapi apabila mempergunakan Ultrabook ASUSPRO BU201LA kekhawatiran seperti itu dapat sedikit terkikis, karena laptop canggih ini memiliki : Trusted Platform Module yang kuat dan berbasis hardware.

TPM (Trusted Platform Module) ini sebenernya adalah sejenis chip hardware, tapi terhubung langsung dengan motherboard, sehingga mengurangi resiko dari pencurian data.

Trusted Platform Module

Trusted Platform Module

Untuk menambah perlindungan kepada sekian banyak data berharga kita yang tersimpan di laptop, Ultrabook ASUSPRO BU201LA juga memiliki fasilitas : Identifikasi berbasis smartcard dan juga pemindaian sidik jari. Kekinian banget bok.

Smartcard demi keamanan data

Smartcard demi keamanan data

Dan ternyata Ultrabook ASUSPRO BU201LA juga memiliki docking station yang terpisah. Hal ini dapat membuat konektivitas menjadi lebih luas. Bahkan USB 3.0 yang dimiliki ultrabook ini mampu memberikan hingga 10 kali kecepatan transfer dibanding USB 2.0 lho. ASUS USB Charger juga memiliki kemampuan pengisian cepat, sehingga kita bisa lebih santai mempergunakannya.

Dok station yang terpisah

Docking station yang terpisah

Desain Profesional tapi tetap Funky

Desain Ultrabook ASUSPRO BU201LA terkesan sangat professional karena warnanya yang gelap dan bentuknya yang langsing & ringan. Bayangkan, beratnya hanya 1.27 kg dan ketipisan 20.66 mm. Kalau dibawa bepergian dijamin tidak akan membebani pundak dan bahu. Cukup beban pikiran ajalah yang memberatkan hidup gue mah *abaikan*

Dan Ultrabook tersebut terlihat sangat funky di mata gue karena, biar kata body-nya langsing dan ringan tapi bukan berarti produktifitasnya berkurang. Ultrabook ASUSPRO BU201LA memiliki 180′ engsel yang memungkinkan notebook dibuka datar sehingga layar dapat dilihat dari semua sudut.

Asyik banget sih!

Kalau kayak gini caranya gue kan jadi bebas untuk menonton marathon drama Korea kesayangan gue dengan berbagai gaya.

Laptop kok bisa lentur begini yah?

Laptop kok bisa lentur begini yah?

Apalagi layar anti silau Ultrabook ini memiliki permukaan matte yang dapat mencegah refleksi yang tidak diinginkan dan membantu kelelahan mata *asyik, bisa begadang nge-drama semalaman*

Antara Penting & Tak Penting!

Sebenernya ada satu alasan kurang penting yang selama ini membuat gue sedikit enggan menggunakan notebook. Alasannya sangat konyol sampai-sampai gue sedikit malu untuk mengungkapkannya.

Jujur saja, selama ini gue lebih suka menulis postingan dengan menggunakan PC/desktop, karena gue gemar sekali menekan tuts keyboard PC yang posisinya agak dalam.

Entah mengapa, tekanan tuts keyboard yang terasa dalam dan khas tersebut sepertinya mampu merangsang imajinasi gue untuk berkhayal & berfantasi sehingga mampu menghasilkan sebuah tulisan lho.

Mungkin sama halnya dengan keengganan gue untuk membaca e-book dikarenakan gue suka sekali membalikkan helai demi helai halaman novel yang sedang gue baca.

Sensasinya terasa berbeda saja.

Makanya gue merasa sangat berjodoh dengan Ultrabook ASUSPRO BU201LA karena ternyata keyboard ultrabook canggih ini sesuai sekali dengan keinginan gue. Kok bisa sih?

Berbada dengan notebook lain, Ultrabook ASUSPRO BU201LA ternyata memiliki keyboard desktop fullsize, dengan ukuran kedalaman 2 mm dan ergonomic 19.05 mm. Keyboard seperti ini memang sengaja di desain demi kenyamanan dan kemudahan serta penggunaan secara optimal.

*dan tentu saja memang sengaja diciptakan untuk manusia aneh yang suka keranjingan mencet-mencet keyboard kayak gue ini lah*

keyboard yang sesuai impian gue!

keyboard yang sesuai impian gue!

Apalagi keyboard ini juga dilengkapi oleh fitur backlight. Jadi kalau tiba-tiba di rumah mati lampu dan mendadak gelap gulita, sedangkan gue sedang ada deadline pengajuan job review dari brand, gue masih tetap bisa posting tanpa harus mempergunakan senter, karena keyboard nya masih bersinar.

Untuk lebih lengkapnya sih, boleh kepo-in video keren dari ASUS dibawah ini yah :
[kml_flashembed movie="https://www.youtube.com/v/5Zyw5L7-Xk4" width="425" height="350" wmode="transparent" /]

ASUSPRO & Segmen Komersial

Pada saat ini ASUS memang sedang sangat gencar merambah segmen komersial. Bahkan pada tahun 2014 ASUS berhasil menduduki peringkat tinggi untuk penjualan notebook di Indonesia dengan pangsa pasar 32.6% (gede banget lho itu)

Strategi ASUS selama ini ternyata cukup sederhana, mereka selalu berusaha untuk setia pada perangkat yang inovatif, desain yang stylish dan kualitas yang tinggi. Itu saja. Simple tapi mantap!

Pada segmen komersial, kebutuhan notebook kebanyakan sih dipergunakan untuk presentasi. Sehingga spesifikasi-nya ditekankan kepada konektivitas yang lengkap, karena kita tidak pernah tahu kelengkapan perangkat di tempat presentasi yang dituju. Sehingga semakin lengkap peralatan tempur kita, akan lebih baik.

Itulah makanya Ultrabook ASUSPRO BU201LA dirancang sedemikian rupa untuk mengakomodir kebutuhan para pebisnis professional yang mobile kesana-kemari, tapi data yang tersimpan harus tetap aman dan terkendali.

Sepertinya dengan adanya Ultrabook seri BU201LA, ASUS telah berhasil memberikan pondasi yang cukup kuat untuk segmen komersial.

Tapi, walaupun gue tidak termasuk dalam segmen komersial, dan lebih condong ke konsumen, bukan berarti gue tidak pantas untuk mempergunakan Ultrabook ASUSPRO BU201LA lho.

Derita Blogger tanpa Laptop!

Selama ini gue kerap kali diundang ke beberapa event dalam kapasitas gue sebagai seorang blogger. Dan jujur saja terkadang ada kondisi tertentu yang memang sedikit menyulitkan gue dikarenakan kondisi gue yang memang tidak memiliki laptop.

Media & Blogger Gathering

Beberapa waktu yang lalu gue diundang untuk menghadiri acara Media & Blogger Gathering yang diadakan oleh PSF (Putera Sampoerna Foundation). Pada saat itu, hampir semua rekan-rekan media & blogger membawa laptop-nya masing-masing.

Bahkan ketika acara talkshow selesai, ada beberapa rekan media yang langsung posting pada saat itu juga, mumpung materinya masih fresh dan melekat di otak.

Menghadiri Media & Blogger Gathering

Menghadiri Media & Blogger Gathering

Sementara gue, yah cukup nge-draft di hape saja untuk mencatat beberapa hal penting agar tidak terlupakan dan baru kemudian posting ketika sudah sampai di rumah.

Sedih.

Event Blogger Nusantara

Pada saat event Blogger Nusantara berlangsung selama 2 hari di Jogjakarta, gue merupakan salah satu blogger yang dipilih oleh pihak Blogdetik untuk dilibatkan dalam program mereka yaitu : Cari-Cari Blogger Detik.

Gue terlihat unyu di poster dengan pose heart shape :))

Gue terlihat unyu di poster dengan pose heart shape :))

Pada saat itu pihak Blogdetik men-sponsori blog kita dengan sejumlah hadiah, dan para blogger terpilih pun diminta untuk mengadakan kuis di blog-nya masing-masing. Postingan kuis tersebut harus di publish tepat pada saat acara berlangsung.

Maka gue pun menjadwal postingan tersebut untuk publish tepat pada hari keberangkatan gue ke Jogja pukul 00.01. Postingan : Kuis Asyik di Blogger Nusantara.

Tapi entah mengapa, postingan kuis yang sudah dijadwal tersebut tidak terpublish sesuai dengan waktu yang sudah gue atur. Sepertinya gue salah mengatur jam atau tanggal. Entahlah.

Pada saat itu gue sudah berada di Jogja dan tidak berani mengotak-atik draft postingan tersebut via tablet, apalagi menggunakan layar sentuh yang super sensitif, karena kalau sampai gue salah klik dan postingannya hilang atau terhapus, gue bakal repot banget. Karena dfaft word-nya ada di kompie PC gue…di rumah!

Akhirnya pada saat itu gue harus menelfon Abah subuh-subuh, dan memintanya untuk mengotak-atik postingan gue.

Rem to the Pong = REMPONG!

Touch Korea Tour

Kejadian menyedihkan selanjutnya adalah ketika gue berhasil memenangkan Touch Korea Tour Blogging Contest. Pada saat itu beberapa sahabat blogger meminta gue untuk tetap posting selama gue berada di Korea.

Dan gue pun dengan sok keren melempar janji-janji manis dengan meng-iyakan permintaan tersebut, dan nekad untuk posting dengan mempergunakan tablet.

Touch Korea Tour

Touch Korea Tour

Postingan : It’s Real adalah merupakan satu-satunya postingan yang gue tulis di Korea dengan menggunakan tablet, dan hasilnya TYPO SEMUA..bhuahahaha…

Sungguh posting yang sangat maksa dan ternyata gue memang hanya kuat posting satu kali saja selama berada di Korea.

Untunglah pada saat itu pihak panitia, KTO (Korea Tourism Organization) tidak mengharuskan gue untuk melakukan live blogging, atau posting on the spot. Mereka hanya meminta gue untuk aktif di social media saja selama mengikuti Touch Korea Tour.

Prinsip Gue sebagai Seorang Blogger

Sampai sejauh ini gue selalu berusaha agar ‘ketidakpunyaan’ gue akan hal apa pun jangan sampai menyurutkan semangat gue untuk ngeblog.

Selain gak punya laptop, gue juga gak punya kamera canggih lho. Semua foto yang gue pajang di blog ini, kebanyakan diambil dari kamera hape sederhana saja.

Gue tidak pernah memaksakan diri. Seadanya saja lah, yang penting konsisten untuk menulis terus.

Tapi mungkin karena situasi gue yang hanya seadanya saja, hal itu justru jadi semakin memicu dan memotivasi gue untuk bekerja jauh lebih keras lagi.

Yes, I worked harder and harder.

Dan dengan kerja keras dan ketekunan, Alhamdulillah gue berhasil mendapatkan beberapa penghargaan berkat nge-blog.

Beberapa penghargaan yang didapat dari hasil nge-blog:)

Beberapa penghargaan yang berhasil diraih berkat nge-blog:)

Untuk detail ceritanya bisa klik : gambar 1, gambar 2, gambar 3, gambar 4

Dan dengan segala keterbatasan fasilitas yang gue miliki pada saat ini, gue juga selalu berusaha untuk semangat menulis terus. Sehingga Alhamdulillah gue pernah beberapa kali memenangkan kontes nge-blog dan berhasil memenangkan gadget canggih.

Tapi sampai sejauh ini sih, setiap kali gue memenangkan gadget apapun dari hasil kontes, pada akhirnya barang-barang tersebut selalu gue jual aja lho…bhuahahaha…

Semua benda tersebut sudah gue jual...hahaha...

Semua benda tersebut sudah gue jual…hahaha…

*Untuk detail cerita bisa klik disini yah : gambar 1, gambar 2, gambar 3, gambar 4*

Apabila ditanya alasannya kenapa, bukan karena gue tidak bersyukur atau tidak menghargai lho yah, tapi simply hanya karena gue merasa untuk saat ini gue memang belum membutuhkan hape canggih.

Jadi lebih karena ke masalah fungsi aja sih, gue sudah memiliki hape dan walaupun tidak terlalu canggih tapi masih bisa dipakai kok, dan itu sudah cukup bagi gue.

Yang gue butuhkan itu sebenarnya sih cuma satu : laptop

Gue dan Ultrabook ASUSPRO BU201LA

Sampai sejauh ini gue sudah 5 tahun nge-blog tanpa laptop, dan Alhamdulillah masih bisa bertahan dengan prinsip yang sudah gue kemukakan diatas.

Tapi setelah gue ubek-ubek website-nya ASUS, dan melihat-lihat kecanggihan Ultrabook ASUSPRO BU201LA, gue kok mendadak jadi berubah pikiran sih.

ASUS mampu mendobrak prinsip gue selama ini.

Maka setelah merenung dan berfikir keras sembari menatap gorden ruang tamu, prinsip baru gue sekarang adalah :

DARIPADA GAK PUNYA LAPTOP, MENDINGAN PUNYA LAPTOP AJA!

*sungguh prinsip yang sangat berbobot dan penuh makna*

Walaupun gue sudah 5 tahun nge-blog tanpa laptop, tapi ada hal-hal tertentu yang akan terasa lebih indah apabila ditunggu.

Dan Ultrabook ASUSPRO BU201LA adalah sebuah perangkat indah yang sangat layak untuk gue tunggu.

Sumber :

http://www.asus.com/Commercial_Notebook/ASUSPRO_ADVANCED_BU201/

http://yahyakurniawan.net/teknologi-informasi/asus-perkuat-eksistensi-di-segmen-komersial/

http://blog.rilisiana.com/it/asus-siap-blusukan-ke-segmen-komersial/

http://www.raqwe.com/asuspro-bu201la-review/


TAGS Ultrabook ASUSPRO BU201LA ASUS & Segmen Komersial ASUS Blogger Commercial Writing Competition


-

Author

Follow Me