Feb
17

Love is a game

Kalau bicara tentang cinta…

Seperti yang telah gue dengung2kan dalam blog ini, gue termasuk oknum yang suka penuh perhitungan dalam hal cinta. Terutama di awal masa pacaran. Love is a game. Seriously, buat gue, cinta itu bagaikan permainan. Permainan kekuasaan tepatnya…hihihi…

Gue sangat memperhitungkan dengan kalkulatif, siapa yang nelfon duluan, siapa yang nutup telfon duluan, siapa yang ngomong kangen duluan, siapa yang minta maap duluan *siapa yang salah gak penting dalam hal ini*. Dan tentu saja jawabannya adalah…selalu abah duluan yang melakukan semua hal itu…hihihi…

Buat gue pada saat itu, barang siapa yang menunjukkan perasaan cintanya lebih dulu, berarti dia yang kalah. Barang siapa yang lebih cinta sama pasangannya, berarti dia kalah. Dan dalam hal ini *menurut gue* abah jelas jelas kalah telak!

Kalo lo balik nanya sama gue, sebenernya apa sih yang gue menangkan?

Menurut gue, adalah kekuasaan….*walaupun terdengar konyol, tapi jujur, pada saat itu pemikiran gue memang begitu*

Menurut gue, ketika lu memberikan cinta lu sepenuhnya kepada seseorang, berarti lu telah memberikan hak dan ijin kepada orang itu untuk menyakiti hati lu. Sungguh pemikiran seseorang yang sangat insecure, inferior dan gak nyaman dengan dirinya sendiri. Tapi gue memang seperti itu…

Gue juga gak mengerti bagaimana abah bisa sampai tahan menghadapi sikap gue yang seperti itu, mungkin kesabarannya juga kali ya, yang membuat gue akhirnya luluh. Tenang aja, sekarang gue udah insyaf kok :)

Don’t expect love in return, just wait for it to grow in your heart.

Karena cinta bukan ilmu pasti. Dan cinta bukan matematika. Tapi kalo ada yang penasaran mengenai transformasi gue dari manusia yang haus kekuasaan, dan kemudian berubah menjadi mahluk keren yang dipenuhi kapasitas untuk mencinta seperti sekarang ini, silahkan baca postingan gue yang judulnya Penuh Perhitungan yah:)

Love is you

Jadi berhubung ini adalah postingan kontes, gue akan mencoba untuk menjawab pertanyaan sbb :

Bagaimana caranya agar dalam menjalin hubungan, terhindar dari rasa bosan kepada pasangan?

Gue mulai pacaran sama abah, ketika masuk kuliah. Pacaran selama 7 tahun *oke deh kelamaan*, dan sampai sekarang sudah menikah selama 9 tahun. Jadi total hubungan selama kurang lebih 16 tahun dengan frekwensi ketemuan yang sangat tinggi.

Jadi kalo bicara tentang rasa bosan, maybe I am the expert here…

Kunci untuk menghindari rasa bosan adalah…ehm…gak ada…hihihi…

Karena rasa bosan memang pasti akan menghampiri setiap pasangan, dan harus dihadapi dengan gagah berani dan gak boleh dihindari.

Ketika gue dihinggapi rasa bosan, biasanya gue ngomong terus terang sama abah, kemudian…ini nih point yang paling penting…meyakinkan pada diri sendiri bahwa ini adalah hanya suatu fase…yang pasti akan gue lewati….dan semua akan baik baik aja setelah gue berhasil melewati fase ini…itu saja…

Gimana caranya gue meyakinkan diri sendiri bahwa ini hanyalah suatu fase dan hanya bersifat sementara?

Dengan merasa yakin sepenuh hati sama rasa cinta abah ke gue *baca intro di atas yang… love is a game*

Kalo lo balik nanya, gimana caranya gue bisa yakin sama rasa cinta abah ke gue?

Mungkin, gue bakalan hypothetically balik nanya, gimana kita bisa yakin bahwa Tuhan itu ada…

Kita gak bisa membuktikan, tapi kita bisa merasakannya. Perasaan dicintai mungkin kurang lebih sama seperti itu.

Bagaimana caranya kita bisa membuktikan bahwa kita dicintai oleh seseorang?

Apakah dengan cara memutuskan untuk seketika keluar dari dunia showbiz, kemudian mengurus anak dan pindah ke Timor Leste?

Atau dengan cara mengumumkan pada seantero dunia bahwa ‘gue akan menembak dia di acara ulang tahun nya Dahsyat? ‘*Maap, masih kena sindromnya Olga Syahputra & Jessica Iskandar*

Atau dengan cara mengundang2 in infotainment dan bilang ‘gue akan lamar dia pake berlian satu kilo?’ *yang ini Anang-Ashanti, minus berlian satu kilo*

OKE!! Sepertinya gue kebanyakan nonton acara gossip…hihihi…

Intinya adalah, bagaimana caranya kita bisa membuktikan bahwa kita benar benar dicintai oleh seseorang?

Gak ada yang bisa membuktikan. No solid prove!

Karena kita hanya bisa merasakan aja, we just knew it, feel it.

Tentu saja, kita bisa merasakannya, atas dasar perpaduan dari semua sikap dan perlakuan pasangan kita.Kombinasi dari semua hal hal kecil yang hanya pasangan kita dan diri kita sendiri yang bisa merasakan. Tetangga gak akan mengerti, guru mengaji gak akan mengerti, mang sayur langganan pun gak akan mungkin bisa mengerti. Untuk lebih jelasnya bisa dibaca di postingan gue Cinta yang berubah.

Jadi, setiap kali merasa bosan, gak perlu dihindari, yakinkanlah diri sendiri bahwa ini adalah sebuah fase wajar yang pasti akan dihadapi oleh setiap pasangan. Dan yakinlah akan cinta dari pasangan kita.

Tapi, kalau setelah melakukan hal diatas dan masih tetap bosan juga…ehm…mungkin dia bukan pasangan yang tepat buat lu…hihihi…*sori*


Jadilah orang pertama yang menyukai tulisan ini
Apakah anda menyukai tulisan ini ?
Share and Enjoy:
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google


Comments

   Ejawantah's Blog on 17 Februari, 2012 at 15:56 #

hE……X9 celetukan polos…..!

Sukses selalu
Salam
Ejawantah’s Blog

[Reply]


   Yustha Tt on 17 Februari, 2012 at 16:40 #

hahaha…moga berunutng Bi’…

[Reply]


   dee on 17 Februari, 2012 at 16:46 #

Saleum,
Mudah2an aku gak sampai bosan berkeluarga deh :)

[Reply]


   Orin on 17 Februari, 2012 at 17:12 #

Sepertinya ini menang lho Bi ;)

[Reply]


   casthazahra on 17 Februari, 2012 at 17:35 #

   nicamperenique on 17 Februari, 2012 at 18:31 #

wew … tibak’e kontes tah … alah alah … kirain tadi serius gitu hihihii

good luck aja deh

[Reply]


   Debby on 17 Februari, 2012 at 19:12 #

baru sadar neh Teh, aq sama yg skrg blm pernah merasa bosaaan ^^

*kayaknya dia jodohku neh*

aniway busway, smoga menang yah Teh…aQ dukunggggg!!!!

[Reply]


   diana on 17 Februari, 2012 at 21:30 #

Komen perdana,ġώ punya suggest nih bwt loe untuk mengusir rasa bosen,loe eksperimen terus tuh bikin browniesnya sampe loe berhasil Ъќ bikin bantat,,,”̮ ƗƗaƗƗaƗƗa “̮ *piss,dgn otomatis semua perhatian n pikiran loe tercurah bwt mikirin brownies ntu,ġώ yakin deh rasa bosan bakal hilang dgn sendirinya dan disaat itu tiba loe ϐίsα dpt nilai plus ǰϋԍӓ dgn mempersembahkan brownies cinta bikinan loe dgn berhasil bwt abah,kayla n fathir…selamat mencoba ЌâĽ☺ ‎​ berhasil jgn lupa kirim tetangga dpn Ϋªª …ˆ⌣ˆ✗¡✗¡✗¡ ˆ⌣ˆ

[Reply]


   nh18 on 17 Februari, 2012 at 22:14 #

Setuju banget …
Bosan adalah hal yang wajar …

Yang paling penting sebetulnya adalah … bagaimana mengendalikan pelarian dari rasa bosan itu …

ini yang perlu hati-hati …
bagaimana mengobati Bosan … dengan cara yang eiylekhan … ( … dan tidak konyol …)

(ini yang suka dilupakan orang … bertindak konyol … atas nama menuruti kata hati katanya …)

memang sangat tipis beda antara … menuruti kata hati … dan … “bertualang”

*beuh eiylekhan juga pemikiran gua*

salam saya

[Reply]


   Tiara Putri on 17 Februari, 2012 at 23:34 #

aseeek si tante bicara cinta :) cinta memang sulit digambarkan ya :D ak lagi pengen jatuh cinta juga nih #curhat #apa hubungannya :P

[Reply]


   arman on 18 Februari, 2012 at 02:52 #

cinta itu emang untuk dirasakan ya.. bukan untuk dipertanyakan atau dijelaskan… :D

dan yang pasti harus dipupuk… biar gak pudar… :D

[Reply]


   anna on 18 Februari, 2012 at 12:00 #

sepertinya masa muda mu sama dengan masa muda ku mbak… heheheh
dulu aku yang berkuasa penuh atas hubungan dengan pacar (sekarang suami)

dia yang kalah telak dalam hubungan, alhamdulillahnya suami ku juga sabar menghadapi aku… justru sekarang berasa aku bertekuk lutut deh… hihi…

ya, istilahnya.. sekarang jadi ’saling’ aja… dulu aku yang kebanyakan nuntut ini itu, sedangkan dia… kalem… smape sekarang… :)

[Reply]


   intan rawit on 18 Februari, 2012 at 22:42 #

wah gila dah 19 tahun ya mb?lama banget ya, ga kayak artis2 tu berapa taun aja dah kawin cere kawin lagi cere lagi, ihh gampang bosan kali ya
Untung gw bukan artis..haha

[Reply]


   Dani on 19 Februari, 2012 at 01:15 #

Teh Erry, saya catet email dan bookmark alamtblognya yak. Buat nanti kapan-kapan nanya nasihat kalo dilanda kebosenan. Lagi bahagia-bahagianya (pamer).

Semoga jadi juara 1 Teh Erry. :)

*btw kalau dirimu ngeblog si Abah baca ga? Kalo baca yang ini beliau pasti langsung merasa bahagia?*

[Reply]


   anny on 19 Februari, 2012 at 15:25 #

Weleh paragraf terakhir juga kalimat terakhir hehehe….. :D
Mustinya tetep ngasih semangat mba erry biar yg bosan2 gak jadi pisahan hahahaha

[Reply]


   Awan on 20 Februari, 2012 at 10:25 #

Pengalaman Mb”Erry bs juga jadi pelajaran secara 16 tahun bersama dan mampu menghalau rasa bosan… keren :)

[Reply]


   Monda on 20 Februari, 2012 at 21:13 #

Lama betul ya pacarannya…
Udah makin kenal abah dong ya,
Bosan .. ya bisa Aja terjadi, tapi memang nggak boleh disamain dgn masa pacaran yg menggebu kan..,

[Reply]


   usagi on 21 Februari, 2012 at 11:59 #

cyinnn aku pernah nanya sama mama gini ,,
Aku : Mam,, aku kan gampang bosan ya,, kalau bosan kerja,, aku tinggal resign cari kerja lagi, bosa temenan cari temen lagi,, pokoknya kalau bosan tinggal cari yang lain,,nah kalau aku nikah terus aku bosan ama pasangan aku gimana….

si mamah jawab…
” yang namanya rasa bosan itu pasti ada,,tapi percaya sama mama,, rasa bosan itu akan hilang saat kamu lihat kebahagiaan lain yang ada disekitar,, anak-anak misalnya.. atau seberapa besar kamu dicintai,, “

[Reply]


   Evi on 21 Februari, 2012 at 16:48 #

Saya gak tahu gimana mengenali tanda-tanda bosan pada suami. Secara tiap hati ketemu 24 jam, makan bareng, jalan bareng dan tidur bareng. Dia adalah nasibku..Jadi gimana caranya mengenal bosan pada nasib yah? Ada nasihat Mbak Erry?

[Reply]


   Mala on 21 Februari, 2012 at 21:13 #

ciieeee.. dari judulnya saja saya suka mbak :)

[Reply]


   Ely Meyer on 25 Februari, 2012 at 14:49 #

aku ke mana mana apalagi bersepeda sering berdua dgn suamiku mbak, kaykanya nggak bosan deh, soalnya malah ada teman buat balapan, jawil2 an, berdiskusi segala macam topik :)

[Reply]


   arman on 27 Februari, 2012 at 01:30 #

wah ry, gua baru baca di blog asop, katanya lu lagi sakit? sakit apakah?
semoga cepet sembuh yaaaaa

[Reply]


   kakaakin on 28 Februari, 2012 at 00:55 #

Bosan itu fitrahnya manusia ya, Mbak :D
Wajar aja kalo bosan.

[Reply]


   bintangtimur on 28 Februari, 2012 at 16:11 #

Ryyyyyyy….kenapa tau-tau udah ada 2 posting baru disini?

Baiklah, baiklah…rupanya Erry juga udah mulai bosan dengan drama-drama Korea ituh dan mulai masuk ke fase insyaf… :P

Bosan, memang sulit buat dihindari. Bener kata Erry, hadapi aja, karena nggak ada obat instan buat rasa bosan…

[Reply]


   bintangtimur on 28 Februari, 2012 at 16:13 #

Permainan menang kalah dalam pernikahan?
Hihihihi…itu mah saya banget Ry!
Kayaknya kita kaum perempuan ini, perhitungan banget dengan siapa yang nelpon duluan, siapa yang bales sms terakhir dan siapa yang suka peluk-peluk duluan…

Kayla, Fathir, jangan baca komen tante yang ini ya!
:P

[Reply]


   bintangtimur on 28 Februari, 2012 at 16:15 #

Selamat ikutan lomba ya…doanya kayak biasa ajah…smoga bisa jadi salah satu pemenang ;)

[Reply]


   Mala on 29 Februari, 2012 at 21:22 #

Mbak sakit kah? Kalo iya, semoga cepat sembuh..

[Reply]


   ridu on 1 Maret, 2012 at 20:06 #

halo.. saya boleh minta emailnya ga? ada yg mau saya sampaikan mba? :D

*maaf OOT

[Reply]


   fety on 7 Maret, 2012 at 12:18 #

19 thn, mbak? plok..plok…salut untuk mbak erry dan abah :
)

[Reply]


   dokter anak on 7 Maret, 2012 at 13:40 #

makasih udah share ceritanya ya…salam kenal slalu

[Reply]


Post a Comment
Name:
Email:
Website:
Comments:

  • 100_4472
  • Checkpagerank.net
  • Indostats | Free counter Indonesia
  • free counters
  • Melon Widget